jimat69 jimathoki jimathoki kapuas88 kapuas88 kapuas88 kapuas88 kapuas88 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 koplo77 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 ombak700 roket700 roket700 roket700 roket700 roket700 roket700

5 Kesalahan Makeup yang Bikin Tua

5 Kesalahan Makeup yang Bikin Tua

Pernah gak sih kamu dandan udah mateng banget, tapi tiba-tiba ada yang bilang, “Kok keliatan capek?” atau “Kok beda ya dari biasanya?” Nah, mungkin… justru makeup kamu yang salah. Sumpah, ini bukan soal brand atau harga, tapi lebih ke teknik dan pemilihan produk yang kadang kita sepelein.

Gw sendiri belajar hal ini dengan cara yang agak menyakitkan. Waktu itu ada acara kondangan, gw pake foundation tebal (karena pengen flawless, kan?), hasilnya? Di foto-foto, gw keliatan 5 tahun lebih tua. Padahal baru umur segini. Temen gw malah nanya gw lagi kurang tidur apa gimana. Wkwk. Dari situ gw mulai riset dan nyadar, banyak banget kesalahan makeup yang bikin tua. Dan mungkin tanpa sadar, kita semua pernah atau bahkan masih melakukannya.

Nah, biar kamu nggak ngalamin hal yang sama, gw kasih tau nih 5 kesalahan makeup yang bikin tua. Ini full based on pengalaman dan riset, ya. Bukan cuma teori doang.

1. Foundation Terlalu Tebal dan Warna Salah

Ini sih juara banget deh. Kesalahan makeup yang paling umum dan paling keliatan efeknya. Banyak dari kita (termasuk gw dulu) punya mindset, “Semakin tebal foundation, semakin flawless wajahnya.” Padahal justru sebaliknya, bro.

Kenapa bikin tua?

Bayangin aja, kulit kita tuh nggak mulus 100% kayak kanvas. Ada pori-pori, ada garis halus, ada tekstur. Nah, foundation tebal itu bakal “nyangkut” di semua tekstur itu. Hasilnya? Garis-garis halus makin keliatan, pori-pori makin kentara, dan yang paling parah, kerutan di area mata dan dahi jadi lebih jelas. Fondation tebal itu juga gampang banget crack atau cakey di siang hari. Kulit jadi keliatan kering dan pecah-pecah, padahal tadi paginya udah pake pelembap segala.

Dan masalah kedua: warna foundation yang salah alias mis-match dengan warna asli kulitmu.

  • Kalau terlalu terang? Wajah jadi keliatan flat dan “pucat pasi”, kayak orang sakit, dan bikin garis rahang jadi ilang. Kesannya wajah melebar dan tua.
  • Kalau terlalu gelap? Bikin wajah keliatan kotor dan kusam, plus kontras banget sama warna leher. Gak banget deh pokoknya.

Terus gimana dong?

Pertama, lupakan dulu keinginan buat full coverage setiap hari. Less is more. Mulai dengan sheer coverage atau light coverage. Tujuannya bukan buat nutup semua, tapi buat nyamain warna kulit dan cover kemerahan sedikit di area tertentu.

Kedua, pilih foundation yang match sama warna kulit kamu. Jangan coba-coba di punggung tangan, ya! Coba di area rahang, karena warna kulit di situ paling mendekati warna wajah dan leher. Pastikan langsung nyatu, nggak ada garis yang keliatan. Bawa ke cahaya alami juga penting, karena lampu toko kadang suka nipu banget.

Oh iya, jangan lupa juga untuk blend sampai ke bawah, melewati garis rahang. Jangan berhenti di garis rahang karena bakal keliatan kayak pake topeng. Blend sampai ke leher (atau setidaknya sampai ke area bawah rahang) biar transisinya halus.

2. Concealer yang Salah di Bawah Mata

Selain foundation, concealer juga bisa jadi boomerang kalau salah pilih atau salah aplikasi. Area bawah mata itu sensitif banget dan sering banget jadi korban kesalahan makeup.

Kenapa bikin tua?

Banyak orang pengen nutup mata panda, tapi justru pake concealer yang warnanya terlalu terang. Akibatnya? Lingkar mata jadi keliatan abu-abu kehijauan, bukan rata. Malah makin keliatan kayak orang kurang tidur parah.

Kemudian, ada juga yang pake concealer terlalu tebal atau terlalu banyak. Under-eye area itu tipis dan gampang banget keriput. Kalau dipenuhi produk tebal, justru bakal nge-highlight semua garis halus di bawah mata. Hasilnya, mata jadi keliatan tua dan lelah.

Terus kalau kamu set too much? Tuh, bakal crack juga di siang hari. Menghasilkan tekstur bergaris-garis yang horor banget.

Solusinya gimana?

Pertama, pilih shade concealer yang satu hingga dua tingkat lebih terang dari warna kulitmu. Nggak usah yang beda banget, cukup untuk bikin area bawah mata sedikit lebih cerah. Untuk masalah warna abu-abu, kita bisa pake color corrector dulu. Kalau lingkaran mata cenderung ke biru/ungu, pake corrector peach atau salmon. Kalau kehijauan, pake corrector pink atau kemerahan.

Kedua, aplikasikan secukupnya aja. Titik-titik kecil di area bawah mata, lalu blend dengan jari atau beauty blender. Jangan digosok, ya. Di-tap-tap pelan aja biar nyatu dan nggak kekumpul di garis halus.

Ketiga, set dengan translucent powder tipis-tipis. Ini penting banget biar concealer nggak gampang crack dan tahan lama. Tapi jangan keseringan atau kebanyakan bedak, nanti malah kering dan keliatan tua lagi. Cukup dengan powder ringan pake brush yang lembut.

3. Blush On yang Salah Posisi atau Warna

Duh, ini tricky banget. Blush on bisa bikin wajah fresh dan muda, tapi kalau salah, bisa bikin tua. Ini juga salah satu kesalahan makeup yang sering banget kejadian.

Kenapa bikin tua?

Bayangin blush on yang diposisikan terlalu rendah, nempel di sekitar pipi bawah atau malah dekat rahang. Ini bakal bikin wajah keliatan “turun” atau gravity-nya kebawa ke bawah. Wajah jadi keliatan lebih tua dan lelah, karena ilusi pipi yang kendur.

Terus dari segi warna, ada juga yang pake warna blush terlalu gelap atau terlalu merah. Blush on warna maroon atau coklat gelap di pipi bakal bikin keliatan lebam dan kusam. Justru bikin wajah keliatan dekil dan tua. Sedangkan warna yang terlalu terang atau neon juga bahaya, bisa bikin muka keliatan norak dan nggak natural.

Terus yang bener gimana?

Posisi paling aman itu di “apel pipi” atau area yang muncul saat kamu senyum. Sisir ke arah pelipis, ke atas sedikit. Bayangin garis diagonal dari arah hidung menuju pelipis. Ini bakal bikin wajah keliatan terangkat dan fresh.

Untuk warna, mulailah dengan warna-warna soft dan natural. Peach, rose, atau pink muda biasanya paling aman untuk semua tone kulit. Hindari warna-warna yang terlalu gelap atau terlalu mencolok. Kamu bisa banget build up dari warna yang tipis dulu, tambah pelan-pelan sampai dapet hasil yang diinginkan. Nggak usah langsung tebal.

Gw biasanya pake cream blush lebih sering sekarang. Teksturnya lebih nyatu sama kulit dan keliatan lebih dewy, jadi kesannya lebih muda. Tapi kalau kamu tipe yang oily, powder blush juga oke, asal aplikasinya tetap tipis.

4. Brow atau Alis yang Terlalu Keras dan Lebih Tua

Bukan cuma di MUA profesional, di kalangan awam pun kesalahan makeup yang satu ini sering banget keliatan. Alis mahkota wajah, iya, tapi kalau salah urus bisa bikin tua dan garang.

Kenapa bikin tua?

Masalah terbesar di alis adalah pilihan warna yang terlalu gelap atau terlalu hitam pekat untuk warna rambut dan kulit kamu. Alis yang terlalu gelap bakal bikin wajah terlihat keras, maskulin, dan menyengat. Hidung dan fitur wajah lain jadi keliatan lebih tua. Ini juga bikin fokus mata ke alis, bukan ke mata kamu.

Kemudian, bentuk alis yang terlalu tipis atau terlalu lancip juga bisa bikin tua. Alis tipis yang berlebihan bikin wajah kehilangan frame dan justru menarik perhatian ke kerutan di sekitar mata. Sama, alis yang digambar dengan garis tegas di bagian atas atau depan, kayak nggak nyambung sama alis asli, bisa bikin muka keliatan aneh dan “gambar”.

Solusinya?

Carilah warna pensil atau brow powder yang senada, atau lebih terang sedikit, dari warna alis asli kamu. Hindari warna yang terlalu pekat. Kalau ragu, pilih warna yang lebih soft aja, kayak coklat abu-abu yang biasanya netral.

Selanjutnya, gambar dengan gerakan pendek-pendek, kayak mau bikin bulu-bulu alis tiruan. Jangan bikin garis lurus yang tegas. Fokus pada mengisi bagian yang kosong dan mempertegas bentuk natural alis. Hindari bikin alis dari garis awal yang terlalu tegas dan keras.

Yang terakhir, jangan pernah bikin alis terlalu tipis! Lebih baik biarkan alis tumbuh natural dan tinggal rapiin aja. Alis yang tebal dan alami itu tanda awet muda, kok.

5. Overline Lipstik dan Warna yang Salah

Bibir juga punya cerita soal kesalahan makeup yang bikin tua. Kadang kita pengen bibir penuh dan seksi, tapi malah bikin tua.

Kenapa bikin tua?

Overline lipstik, atau sengaja menggambar garis bibir lebih keluar dari garis bibir asli, bisa jadi boomerang kalau salah. Kalau gambarnya keliatan jelas dan nggak natural, di usia 30-an ke atas ini bisa bikin bibir keliatan “gambar” dan malah menarik perhatian ke garis-garis halus di sekitar bibir. Apalagi kalau pakai warna-warna gelap. Duh, makin keliatan banget deh garis yang nggak wajar itu.

Terus, masalah warna. Warna lipstik yang terlalu gelap (kayak coklat tua atau burgundy pekat) bisa bikin bibir keliatan lebih tipis dan wajah keliatan lebih tua. Warna yang terlalu nude atau pucat juga bisa bikin wajah keliatan pucat, gaess, seperti orang yang kurang darah.

Terus gimana dong?

Kalau mau pake overline, harus hati-hati banget dan pake cara yang natural. Gambar garis sedikit di luar garis bibir asli, tapi jangan lebih dari 1-2 mm, dan pastikan semua tersebar merata. Blend dengan baik. Lebih aman lagi kalau pakai lip liner yang senada sama lipstick atau warna bibir alami.

Untuk warna, pilih warna yang hangat dan natural. Warna-warna seperti rose, mauve, atau dusty pink bisa bikin bibir keliatan sehat dan muda. Hindari warna yang terlalu gelap atau terlalu pucat. Kalau mau pake warna bold, pilih yang tipe sheer atau satin, bukan yang matte banget karena biar nggak keliatan kering.

Yang nggak kalah penting, jangan lupain perawatan bibir. Bibir yang kering dan pecah-pecah itu bikin umur keliatan lebih tua, apapun warna lipsticknya. Rajin pake lip balm, scrub bibir seminggu sekali, dan jangan lupa pake lip balm sebelum tidur.


Nah, itu dia 5 kesalahan makeup yang bikin tua. Semoga setelah baca ini, kamu jadi lebih aware sama rutinitas makeup kamu sehari-hari, ya. Ingat, makeup itu tujuannya buat bikin kita lebih pede dan cantik, bukan justru bikin tua dan minder.

Terus gimana biar makeup tetap awet muda?

  • Fokus pada skincare. Kulit yang sehat itu jadi canvas makeup yang paling bagus. Jadi, jangan sampe pake makeup tebal tapi lupa perawatan kulit.
  • Selalu pake pelembap dan primer buat bikin makeup nempel mulus.
  • Jangan lupa pake setting spray biar makeup lebih tahan lama dan nggak gampang crack.
  • Yang paling penting, aplikasikan makeup dengan ringan dan blend yang rata.

Intinya, jangan takut untuk terlihat “natural” atau “tanpa makeup”. Kadang, “no makeup” look justru yang bikin kita keliatan paling cantik dan muda. Makeup yang bagus itu yang nggak keliatan, yang bikin orang lain nanya “kamu cantik, emang make up?” hehe.

Jadi, kamu pernah ngalamin salah satu dari kesalahan di atas nggak? Share di kolom komentar, atau kalau punya tips lain, boleh juga tuh. Gw penasaran! 🙂